SALA LAUAK KHAS PARIAMAN
SALA LAUAK KHAS PARIAMAN
Minggu, 7 Juli 2019, Pukul : 23.10 WIB
Sebagai daerah yang terletak di kawasan pesisir, Pariaman
memiliki kekayaan kuliner yang tidak dapat dipisahkan dari hasil lautnya. Salah
satu diantaranya adalah sejenis gorengan yang disebut Sala Lauak. Hidangan ini cukup mudah ditemukan di Sumatera Barat.
Kata Sala dapat
diartikan sebagai “goreng”, artinya istilah ini digunakan untuk berbagai jenis
bahan makanan yang diolah dengan cara digoreng. Sedangkan Lauak secara sederhana
berarti ikan. Jadi Sala Lauak bermakna
“ikan goreng” tetapi sala lauak sama sekali tidak seperti yang kita bayangkan. Sala
Lauak merupakan hidangan berbentuk gumpalan sebesar ibu jari yang terbuat dari
adonan daging ikan yang dihaluskan dan dicampur tepung.
Gumpalan-gumpalan
bertekstur renyah ini memiliki citarasa yang dominan asin dan gurih dengan
aroma rempah berasal dari beberapa jenis bumbu yang ditambahkan di dalamnya.
Sala lauak yang paling umum adalah yang berbentuk bulat besar sebesar bola
pingpong atau sala keras. Sala berbentuk bulat ini terbuat dari bahan ikan asin
yang dihaluskan dan dicampur bumbu lainnya, contoh sala lauak seperti dibawah
ini :
https://www.jurnaland.com/2016/07/kuliner-minang-yang-tak-biasa.html
https://kompaswisata.com/makanan-khas-sumatera-barat/
Sala jenis
ini memiliki tekstur bagian luar yang sedikit keras dan bagian dalam yang
lunak. Karena teksturnya yang keras di bagian luar, jenis ini disebut sala keras. Sala lauk umumnya disajikan sebagai hidangan pelengkap contohnya makan
ketupat padang dan sate padang.
Bahan – Bahan yang digunakan untuk membuat sala lauak :
1) 400 Tepung beras
2) 2 Daun kunyit
muda, di iris halus
3) 1 Ikan asin,
cuci dan suwir kecil – kecil
4) 500 ml Air
5) Minyak sayur
Bumbu halus :
1) 3 Siung Bawang
putih
2) 5 Siung Bawang
merah
3) Cabai giling
4) 2 cm Kunyit
5) Lengkuas muda
6) 2 cm Jahe
7) ½ sdt Garam
https://jolyday.com/profile/tateanie/photo/1806346561392184437_8056684838
Langkah – Langkah membuat Sala Lauak :
1) Sangrai
tepung beras bersama irisan dan kunyit dengan api kecil selama 10 menit. Matikan
api dan biarkan hangat diatas kompor.
2) Rabus bumbu
halus bersama sedikit air hingga mendidih.
3) Dalam wadah
campur tepung beras dengan suwiran ikan asin.
4) Tuang air
bumbu mendidih tadi sedikit demi sedikit sambil aduk adonan hingga habis.
5) Lalu dibulat-bulatkan
adonan sebesar kelereng dengan telapak tangan.
6) Panaskan banyak
minyakdengan api sedang, goreng bulattan sala lauak dalam minyak yang telah benar-benar panas. sala lauak diniarkan agak kering baru diaduk/dibalik. Angkat
setelah matang dan berwarna kekuningan.
Dalam membuat sala lauak terdapat bahan ikan asin, ikan asin yang biasa dipakai bernama lauak buduk. Bila tidak ada dapat diganti dengan ikan asin peda, ikan teri atau udang rebon. Membuat sala lauak pun jangan terlalu lama dan kering saat menggoreng karena sala lauak bisa meletus-letus. Cukuphingga kekuningan dan agak kering.
Sekarang menu sala lauk tersebut menjadi ikon dari kota pariaman, selain icon tentang pesta tabuiknya yang di gelar setiap bulan muharram karena di sepanjang pantai yang ditemui di kota pariaman banyak di temui para pedagang yang menjual jajanan ini.
Gambar dibawah ini adalah sala lauak yang bentuknya bulat dan warna kuning kecoklatan, yang di dapat dari warna asli jahe dan bahan utamanya tepung beras di tambah dengan daging ikan asin yang dihaluskan.
https://www.vitamerisia.com/cara-membuat-sala-lauak-khas-padang/




Komentar
Posting Komentar